Kamis, 04 November 2021

LUASKANLAH FIKIR

Berfikirnya seluas semesta dan berlapang dadanya pun sama. 
Maka berbahagialah anda ... 

Jika berfikir dan berlapang dadanya hanya setempurung kelapa maka kita akan terkaget-kaget melihat beda dan warna warni kehidupan.

Tahap awal mungkin kita akan banyak "berprasangka negatif" jika menemui kejadian yg tak sesuai harapan, tahap selanjutnya mencoba beranjak ke "prasangka positif", dan tahap yg lebih dalam lagi kita sudah tidak lagi berprasangka, semua sudah dalam rencana-NYA, terencana dengan keakuratan yang sempurna.

MEMBUAT SAKIT HATI & MENINGGALKAN SAKIT HATI


Sakit Hati itu Pilihan.

Membuat sakit hati orang 
(prilaku saya) 
Meninggalkan sakit hati 
(prilaku orang) 

Kita sakit hati bukan karena Anda disakiti, tapi karena Anda mengizinkan hati Anda untuk merasa sakit dengan tidak menerima Ketetapan Allah atas kejadian yang sedang di gelar di hadapan anda. 

Kita sakit hati karena memang memilih untuk sakit hati (memilih tidak terima atas Ketetapan-NYA), padahal kita boleh memilih untuk belajar menerima (melihat Allah disebalik kejadian) dan berlapang dada.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Kebaikan apa pun yang kamu peroleh adalah dari Allah dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu karena (pilihan) dirimu sendiri..."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 79)

Minggu, 17 Oktober 2021

Luar ke Dalam atau Dalam ke Luar

Ketika kita berteman, ngobrol, dengan yang satu gelombang kita akan rasakan suasana nyaman dan pas, dan kita acapkali tolak atau abaikan (cuek) ketika ngobrol yang beda gelombang.

Padahal ketika Allah hadirkan (tetapkan) kehadapan kita teman ngobrol yang tidak satu gelombang / frekwensi (beda faham, beda selera, beda salary 😁, bahkan beda Tuhan) justru itu adalah proyek buat kita dari Allah, bukan nya ditolak, disinilah saat yang tepat bagaimana kita belajar dari sebuah ketidak sesuaian menjadi tersesuaikan dengan cara-cara yang tentunya dilandasi Cinta Kasih.

Berat memang, tapi emang kudu dilatih agar bisa nerima ketetapan yang Allah hadirkan, dan jangan biasakan tolak ketetapan Allah, apalagi plus memaki, Nauzubillah... 

Jangan nuntut sebuah kebaikan dari luar namun upayakan lah perbaikan dalam diri, jika anugrah kebaikan yang Allah berikan di dalam qolbu kita sudah matang, niscaya apa-apa yang diluar akan terasa menjadi terbaik buat diri kita. 

#jangankasihkendor
#terusngaji
#belajarterus

PURA-PURA BER-SHOLAWAT PUN BERMIMPI KETEMU RASULULLAH


Di kisahkan ada seorang artis wanita terkenal yang sering membintangi film-film panas di Mesir. 

Suatu ketika dia mendapatkan peran di sebuah film untuk memerankan seorang wanita Sholehah, seorang Auliya ALLAH SWT yaitu : 
Sayyidah Rabiatul Adawiyah

Di film tersebut dia hanyalah acting, pura-pura menjalankan peran nya menjadi seorang wanita sholehah yang selalu menjalankan sholat dan ibadah-ibadah yang lain.

Termasuk pura-pura memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, di karena kan memang Sayyidah Rabiatul Adawiyah tokoh yang dia perankan selama hidupnya mengamalkan 25.000 sholawat per harinya.
Mau tidak mau si artis tersebut pun pura-pura memperbanyak bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW selama syuting dalam film tersebut sebagai peran nya menjadi Sayyidah Rabiatul Adawiyyah.

Tak lama berselang setelah artis tersebut menyelesaikan syuting film nya, dia mendapatkan keberuntungan bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad Saw dalam tidurnya di karenakan banyak nya sholawat yang dia baca selama memperankan aktingnya menjadi perempuan Sholehah Sayyidah Rabiatul Adawiyyah.

Setelah bangun dari tidur, dia menangis gembira dan sungguh-sungguh bertaubat kepada ALLAH SWT.
Kemudian akhirnya dia mendatangi seorang ulama ternama di Mesir yaitu Syeikh Mutawwali Sya'rowi untuk membimbing taubatnya.

SUBHANALLAH.
Itulah keutamaan dan kehebatan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat yang dibaca walaupun dengan pura-pura tetap sampai kepada Rasulullah SAW dan diterima oleh Allah SWT.

Mudah mudahan kita semua nya selalu mendapatkan hidayah Taufik dari ALLAH SWT agar lisan kita selalu mudah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan bisa bertemu dengan Nabi Muhammad di dunia dan akhirat Aamiin Ya Rabbal 'Alamin 


اللهم صلِّ وسلِّم على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلِّم تسليما

(SUMBER PONPES MIFTAHUL ULUM AMAL LAMA TARAKAN TIMUR)

Minggu, 19 September 2021

Membedakan bisikan Allah dan bisikan Syaithan

Suara hati dari Allah akan yuntiz al yakin (melahirkan keyakinan) sebab Allah jika ber-qalam jahaqol bathil (kebathilan akan hilang) Nur nya Allah Ala Nur semua Nur qalam tapi jika bukan dari Allah yang muncul adalah keraguan lalu keraguan.

Jika bukan dari Allah akan timbul rasa ujub, sombong, takjub pada diri sendiri dan inilah yg terjadi pada iblis, "saya yakin bener" tapi muncul kesombongan berarti itu talbisul iblis, iblisnya nyempil, iblisnya bersembunyi dalam kebenaran, biasanya orang-orang begini dibisikan separuh kebenaran lalu disisipkan separu kebathilan dan itu banyak terjadi.

Bahkan dalam tradisi ulama-ulama ahli qolbu ada yg disebut dengan syareat, thorekot, hakikat dan makrifat dan yang murni kebenaran itu cuma makrifat karna itu alam ruh sedangkan hakikat alam qolbu, dan alam qolbu ini walaupun ada bisikan-bisikan malaikat, bisikan-bisikan yang benar tapi ada bisikan selain itu, dan disini banyak wali Allah yang tergelincir. 

Untuk itu marilah kita banyak-banyak baca  ta'awudz dan sholawat, agar terhindar dan mengikuti bisikan syaithan. 

Selasa, 03 Agustus 2021

Menemukan kesadaran ketika di HUTANGI

Menemukan kesadaran ketika di HUTANGI 

Beberapa kali Tuhan mengkondisikan saya, Tuhan utus beberapa teman saya meminjam sejumalah uang pada saya, ya untuk ukuran saya nominalnya jika ditotal semua dari beberapa teman cukup banyak, awalnya saya merasa terzolimi, saya marah, berontak dan tidak terima terutama atas ketetapan-NYA, namun semua itu tak membuahkan hasil, sekuat upaya apapun hasilnya NOL alias tidak membayar. 

Beriring waktu saya mulai sadar, ada kekuatan besar yang menghalangi, dan kekuatan besar itu pula yang merampas rupiah dari tangan saya, dan lagi-lagi saya mulai ngobrol dengan diri, prilaku-prilaku negatif saya mulai nampak jelas tatkala berusaha mendapatkan rupiah waktu-waktu lalu dengan cara-cara yang Allah tidak ridho, akhirnya saya pun menyerah dan mengaku kalah.

Rahmat Tuhan hadir berbungkus "derita bagi diri" jika tak disadari, namun jika diterima dan disertai instropeksi diri, Tuhan segera akan membuka jalan ketenangan hadapi semua masalah.

Semua prilaku perbuatan pasti akan ada konsekwensinya, baik ucapan, tindakan, nyinyiran, dongkol dihati dll.
Maka ketika konsekwensi itu datang berupa ketidak enakan langkahnya tidak lain adalah (pengalaman saya) 

- Terima dan yakinlah itu sebagai suatu ketetapan Allah 
- Intropeksi kedalam diri dan masa lalu dan hindari menyalahkan diluar diri
- Istighfar jika sudah ketemu 

Dengan demikian InsyaAllah jika menghadapi apapun yang datang ketidak enakan ke diri bisa segera hadapi dengan kesadaran yang InsyaAllah membawa kebaikan. 

Wallau A'lam

Kamis, 03 Juni 2021

PERPISAHAN


Rabu sore saya, istri, adik ipar dan bibi tanpa direncanakan berkumpul di teras dan menceritakan tentang salah satu cucu Paman yang berangkat test mondok di AL-GONTORY NGAWI. 
Cucu Paman ini cewek namun tomboy, masa-masanya di hiasi oleh permainan yang dia gemari cowok banget, dan jauh dari kesan manja kepada kedua orang tua apalagi cengeng, yang sering kali kita dapati jika anak cewek bermanja-manja kepada Ayah Bunda nya. 

Namun pada saat keberangkatannya seorang diri (karna sebelumnya sudah diurus oleh Ustadz nya disini) dan semua calon santri baru berkumpul disuatu tempat di Tangerang untuk menaiki bis, tak dapat menahan kesedihan kedua orang tuanya memeluk buah hatinya dan meneteskan air mata, dan dia sang anakpun demikian yang pada sebelum-sebelumnya hal demikian tidak pernah terjadi, sungguh kesedihan yang dalam saat itu, perpisahan SEMENTARA yang mengharukan, menyesakkan dada. 

Sang anak sedih sebab akan berpisah kepada kedua orang tua dan sanak saudara serta sahabat juga harta benda yang dia miliki, dia sementara waktu akan sendiri walau di keramaian karna belum memiliki teman. 

Sang orang tua sedih karna buah hati akan pergi dan akan lama kembali dan kelak disana apa-apa akan dia lakukan sendiri, walaupun ada masa dimana kelak dia kembali. 

Namun bukan itu perkara yang akan saya sampaikan buat pengingat diri saya terutama. 
Seusai kami bercengkrama diteras, saya mengingat kembali pristiwa yang pernah dan sering saya baca di buku-buku dan wejangan dari Guru saya ketika saya belajar, kepergian dan perpisahan juga kesedihan atas kejadian diatas belumlah seberapa, namun ketika berpisahnya tubuh kita dengan ruh kita (Maut) ini yang amat sangat luar biasa, tubuh serasa dikuliti ketika ruh yang bersemayam di jasad ini dipaksa keluar, perihnya, sakitnya (Semoga Allah memudahkan kematian kita)
Allah SWT berfirman dalam surat 
Qaf ayat 19 :

وَجَآءَتْ سَكْرَةُ ٱلْمَوْتِ بِٱلْحَقِّ ۖ ذَٰلِكَ مَا كُنتَ مِنْهُ تَحِيدُ  

Wa jā`at sakratul-mauti bil-ḥaqq, żālika mā kunta min-hu taḥīd  

Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.

Belumlah lagi ketika memasuki alam yang baru yaitu alam kubur (bukan kota baru) anda yang sering membaca kisah alam kubur sudah pastilah faham dan saya tidak perlu menceritakanya lebih lanjut. 
Kesedihan orang-orang yang kita tinggalkan didunia mungkin seiring waktu akan hilang, namun kesedihan, derita ahli kubur yang tanpa membawa bekal akan terus berlangsung dan mungkin itupun bisa jadi akan dilupakan oleh kita sebagai keluarganya, maka dipagi ini marilah kita ingat kepada siapun yang telah mendahului kita, kita do'akan semoga Allah ampuni dosa-dosanya, Allah maafkan semua kesalahannya, Allah terima semua amal ibadahnya dan Allah tempatkan disebaik-baiknya tempat di alam kuburnya Aamiin. 
Wallahu A'lam

Note : 
Berpisah dengan orang tua, saudara, kekasih hati, sahabat begitu sedihnya namun jarang sekali kita mengingat berpisahnya kelak jasad kita dengan ruh kita.

Tidak Berprasangka

Berprasangka buruk itu sangat manusiawi sekali, setiap dada manusia berpotensi memiliki itu, namun ada yang memupuknya hingga su...