Minggu, 17 Oktober 2021

Luar ke Dalam atau Dalam ke Luar

Ketika kita berteman, ngobrol, dengan yang satu gelombang kita akan rasakan suasana nyaman dan pas, dan kita acapkali tolak atau abaikan (cuek) ketika ngobrol yang beda gelombang.

Padahal ketika Allah hadirkan (tetapkan) kehadapan kita teman ngobrol yang tidak satu gelombang / frekwensi (beda faham, beda selera, beda salary 😁, bahkan beda Tuhan) justru itu adalah proyek buat kita dari Allah, bukan nya ditolak, disinilah saat yang tepat bagaimana kita belajar dari sebuah ketidak sesuaian menjadi tersesuaikan dengan cara-cara yang tentunya dilandasi Cinta Kasih.

Berat memang, tapi emang kudu dilatih agar bisa nerima ketetapan yang Allah hadirkan, dan jangan biasakan tolak ketetapan Allah, apalagi plus memaki, Nauzubillah... 

Jangan nuntut sebuah kebaikan dari luar namun upayakan lah perbaikan dalam diri, jika anugrah kebaikan yang Allah berikan di dalam qolbu kita sudah matang, niscaya apa-apa yang diluar akan terasa menjadi terbaik buat diri kita. 

#jangankasihkendor
#terusngaji
#belajarterus

PURA-PURA BER-SHOLAWAT PUN BERMIMPI KETEMU RASULULLAH


Di kisahkan ada seorang artis wanita terkenal yang sering membintangi film-film panas di Mesir. 

Suatu ketika dia mendapatkan peran di sebuah film untuk memerankan seorang wanita Sholehah, seorang Auliya ALLAH SWT yaitu : 
Sayyidah Rabiatul Adawiyah

Di film tersebut dia hanyalah acting, pura-pura menjalankan peran nya menjadi seorang wanita sholehah yang selalu menjalankan sholat dan ibadah-ibadah yang lain.

Termasuk pura-pura memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, di karena kan memang Sayyidah Rabiatul Adawiyah tokoh yang dia perankan selama hidupnya mengamalkan 25.000 sholawat per harinya.
Mau tidak mau si artis tersebut pun pura-pura memperbanyak bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW selama syuting dalam film tersebut sebagai peran nya menjadi Sayyidah Rabiatul Adawiyyah.

Tak lama berselang setelah artis tersebut menyelesaikan syuting film nya, dia mendapatkan keberuntungan bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad Saw dalam tidurnya di karenakan banyak nya sholawat yang dia baca selama memperankan aktingnya menjadi perempuan Sholehah Sayyidah Rabiatul Adawiyyah.

Setelah bangun dari tidur, dia menangis gembira dan sungguh-sungguh bertaubat kepada ALLAH SWT.
Kemudian akhirnya dia mendatangi seorang ulama ternama di Mesir yaitu Syeikh Mutawwali Sya'rowi untuk membimbing taubatnya.

SUBHANALLAH.
Itulah keutamaan dan kehebatan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sholawat yang dibaca walaupun dengan pura-pura tetap sampai kepada Rasulullah SAW dan diterima oleh Allah SWT.

Mudah mudahan kita semua nya selalu mendapatkan hidayah Taufik dari ALLAH SWT agar lisan kita selalu mudah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan bisa bertemu dengan Nabi Muhammad di dunia dan akhirat Aamiin Ya Rabbal 'Alamin 


اللهم صلِّ وسلِّم على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبي الأمي وعلى آله وصحبه وسلِّم تسليما

(SUMBER PONPES MIFTAHUL ULUM AMAL LAMA TARAKAN TIMUR)

Tidak Berprasangka

Berprasangka buruk itu sangat manusiawi sekali, setiap dada manusia berpotensi memiliki itu, namun ada yang memupuknya hingga su...